UB Press Raih Penghargaan Penerbit Aktif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur

1

Penyerahan penghargaan Penerbit Aktif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur kepada beberapa penerbit terpilih di acara Temu Penulis dan Penerbit se-Jawa Timur, Selasa (25/9/2018)

Pada tanggal 25—26 September 2018, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan acara “Temu Penulis dan Penerbit” di hotel Harris Surabaya. Sebagai ajang silaturahmi antara penulis, dan penerbit, guna memajukan dunia penulisan di Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus, dan anggota Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Cabang Jawa Timur, Komunitas penulis Pena Jawatimuran, penulis lokal Jawa Timur, serta perwakilan dari Dinas Perpustakaan se-Jawa Timur. Selain itu, hadir beberapa narasumber, di antaranya:

  1. Dr. Fatkul Anam, M.Si., Ketua Ikapi Jawa Timur, yang memaparkan tentang peranan dan kegiatan Ikapi Jawa Timur bagi kemajuan penulis dan penerbit di Jawa Timur.
  2. Drs. Joseph Ediyanto, SE., dari Kubuku Indonesia, yang menjelaskan tentang pentingnya buku digital bagi penulis, penerbit, dan pembaca. Karena buku digital dinilai sejalan dengan perkembangan zaman.
  3. Rohmat Joko Prakoso, M.Sn., sebagai Budayawan, dia sangat menekankan pentingnya penulisan buku-buku yang bermuatan budaya lokal Jawa Timur. Karena buku-buku budaya lokal Jawa Timur yang ada di pasaran sangat sedikit, sedangkan banyak segmen budaya lokal Jawa Timur yang belum dieksplor oleh para penulis.
  4. Teguh Setiawan, MM., M.Si., Apt., sebagai Penulis, dia memberikan beberapa kiat untuk menulis, di antaranya pentingnya konsistensi dalam menulis, meskipun setiap hari penulis hanya mampu menulis satu halaman.

Pada acara tersebut, UB Press mendapat penghargaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu penerbit aktif yang mengirimkan karya-karyanya untuk koleksi deposit Jawa Timur. Karena selama ini UB Press dinilai konsisten dalam melaksanakan Undang-Undang nomor 4 tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak karya rekam (ali).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *