Kajian Usulan Insentif Pajak Penerbitan Buku

Untitled

Peserta Diskusi Kelompok Terpumpun Kajian Usulan Insentif Pajak Penerbitan Buku, Jumat (13/10)

Direktur UB Press, Prof. Dr. Ir.Trinil Susilawati, MS bersama dengan manajer administrasi dan keuangan, Dyah Eriesa Mutiya, SE dan manajer pemasaran, Bintang Hestika, SE pada tanggal 13 Oktober 2017 menghadiri acara diskusi kelompok Terpumpun “Kajian Usulan Insentif Pajak Penerbitan Buku” yang diselenggarakan atas kerjasama antara peneliti LIPI dan Badan Ekonomi Kreatif (BE KRAF). Acara ini dihadiri oleh beberapa penerbit perguruan tinggi di kota Malang, perwakilan dari perpustakaan di kota Malang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan perwakilan penulis dalam acara ini UB Press mengutus Dr. Sony Sukmawan dari FIB, serta perwakilan dari toko buku . Dalam diskusi ini dibahas jalur produksi dan pemasaran buku. Dari diskusi tersebut tampak bahwa penerbit buku keuntungannya sangat sedikit, sehingga bila tidak disubsidi oleh institusinya maka sulit untuk berkembang, terlebih buku-buku perguruan tinggi yang pangsa pasarnya sangat terbatas.

Selain itu berdasar biaya produksi yang tampak mahal adalah harga kertas, sehingga perlu proteksi dari pemerintah, apabila negara mengharapkan kemajuan bangsa melalui peningkatan SDM di Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang royalty penulis, untuk penulis di UB Press belum ada yang mendapat royalty, sebab belum ada yang terjual sesuai syarat royalty yang lama yaitu setelah penjualan 3000 eksemplar buku, sedangkan untuk aturan baru terdapat beberapa buku yang potensi mendapat royalty, yaitu buku yang digunakan untuk mata kuliah wajib di perkuliahan. Selain itu juga sudah ada yang medapat royalty adalah yang pada jalur mandiri, karena setiap penjualan mendapat royalty secara langsung sebesar 15%. (nien)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *