Patomekanisme Preeklampsia Terkini, Mengungkapkan Teori-teori Terbaru tentang Patomekanisme Preeklampsia dilengkapi dengan Deskripsi Biomolekuler

preeklampsia barcode

Judul Buku     : Patomekanisme Preeklampsia Terkini, Mengungkapkan Teori-teori Terbaru tentang Patomekanisme Preeklampsia dilengkapi dengan Deskripsi Biomolekuler

Penulis            : Kusnarman Keman

Penerbit           : Universitas Brawijaya Press

Cetakan           : I, Mei 2014

Tebal               : 176 halaman

ISBN              : 978-602-203-623-4

Harga Buku    : Rp 87.900

 

Sindroma preeklampsia adalah suatu kondisi dimana ibu hamil mengalami gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi dan gangguan protein. Dalam bahasa medis, preeklampsia didefinisikan sebagai suatu sindroma spesifik pada kehamilan berupa berkurangnya perfusi plasenta akibat vasospasme dan aktivasi endotel yang akhirnya dapat mempengaruhi seluruh sistem organ, ditandai dengan hipertensi dan proteinuria pada pertengahan akhir kehamilan atau di atas 20 minggu kehamilan (halaman 1).

Buku ini hadir sebagai telaah patomekanisme (pelajaran tentang mekanisme penyakit) terbaru dari preeklampsia mengingat preeklampsia sendiri telah menjadi penyebab terbesar kematian ibu dan anak di seluruh dunia sehingga pembahasan tentang ini menjadi begitu penting. Kasus-kasus preeklampsia yang sering terjadi saat ini bermetamorfosis sedemikian rupa sehingga memunculkan teori-teori baru yang berkembang dari teori-teori yang sudah ada sebelumnya.

Konten buku ini terbilang cukup lengkap yaitu mengenai seluk beluk preeklampsia yang mencakup tentang asal usul preklampsia, peranan faktor angiogenik pada preeklampsia, peran placental growth factor pada preeklampsia, peran reactive oxygen species pada preeklampsia, peran monosit dalam preeklampsia, peranan resistensi insulin pada patogenesis preeklampsia, dan peran endotelial progenitor cell (EPCs) pada Preeklampsia.

Pembaca bisa mengetahui tentang faktor-faktor resiko yang berhubungan dengan preeklampsia, teori-teori tentang terjadinya preeklampsia, problematika plasenta, faktor-faktor angiogenik dan anti-angiogenik, korelasi antara ibu dan janin, faktor-faktor dan tahap terjadinya preeklampsia, cara mencegah preeklampsia, monosit dalam kehamilan dengan preeklampsia, dan resistensi insulin pada preeklampsia. Buku ini cocok digunakan sebagai buku ajar bagi para siswa kedokteran atau petugas medik. Kekurangan buku ini hanya soal masalah teknis gambar, yang perlu diperbanyak dan diperjelas lagi agar memudahkan pembaca dalam memahami isi buku (ajemi).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *